Ambivert, Buku untuk Memanusiakan Diri Sendiri

Penulis : Nadia Ayu Fadhilah Setiap orang pada umumnya akan mengalami fase Quarter Life Crisis (QLC), sebuah fase ketika memasuki usia peralihan dari remaja menuju dewasa. Pada fase ini, biasanya akan terjadi krisis emosi yang disebabkan oleh beban kehidupan yang lebih bee. Rasa gelisah juga kerap kali menghantui, baik dalam persoalan tujuan hidup, karir, hingga…

Terima kasih, kegagalan

Semakin umur beranjak dewasa, semakin akrab rasanya dengan kegagalan. Yah, kegagalan memang sering kali terdengar negatif. Tapi, kegagalanlah yang membuatku belajar banyak hal. Dari kegagalan, aku belajar arti perjuangan. Ada tenaga ekstra yang dikeluarkan, waktu istirahat yang direlakan, serta doa-doa yang terus dipanjatkan. Dari kegagalan, aku juga belajar tentang sebuah pencapaian. Aku percaya, berdirinya aku…

Aku Ingin Mencintaimu

Aku ingin mencintaimu dengan bebas Tanpa adanya syarat, tanpa adanya sekat Aku ingin mencintaimu dengan pasti Tanpa keraguan, yang mengganjal di dalam hati Aku ingin mencintaimu di tengah hujan Agar aku menyadari senyummu yang menghangatkan Aku ingin mencintaimu, dengan mulai merasakan Walaupun saat ini belum, bukan berarti selamanya tidak akan Aku ingin mencintaimu, suatu hari…

Suka Duka Mengerjakan Skripsi Selama #dirumahaja

Bagi mahasiswa tingkat akhir,  pandemi covid-19 merupakan tantangan tersendiri dalam proses pengerjaan skripsi. Di tengah penerapan sistem PSBB, tugas akhir ini harus tetap berjalan walaupun kampus sedang dinonaktifkan. Dalam proses pengerjaan skripsi selama #dirumahaja, tentunya ada suka-duka yang berbeda dengan para pejuang skripsweet pada umumnya. Sebenarnya, jika dilihat dari sisi positif, pengerjaan skripsi #dirumahaja bisa jauh lebih efektif. Karena, mahasiswa…

Curhatan Seputar Medsos

Hello! Welcome back to my blog! Akhir-akhir ini, aku merasa sedikit berdosa karena membiarkan blogku hampir usang tanpa tulisan, hiks. Aku juga merasa ‘agak’ menyiksa diriku karena tidak menulis di blog. Padahal, ngeblog adalah salah satu kegiatan paling favorit untuk refreshing. Wahai diriku, tolong maafkanlah dirimu sendiri yaaa :”). Sebenarnya, beberapa waktu yang lalu, banyak…

Sindangbarang, Sajikan Wajah Sunda Tempo Dulu

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam kebudayaan. Namun, kesadaran masyarakat, khususnya anak muda untuk melestarikan budaya yang ada di Indonesia masih sangat minim. Berwisata, mengeksplorasi, kemudian memperkenalkan kembali suatu budaya kepada masyarakat umum dapat menjadi solusinya. Salah satu destinasi yang layak dikunjungi adalah Kampung Budaya Sindangbarang. Kampung Budaya Sindangbarang berlokasi di Desa Pasir Eurih,…

Meluruskan Kembali Niat Menulis

Beberapa waktu lalu, aku cukup produktif dalam menulis, walaupun akhir-akhir ini aku jarang sekali memposting tulisan. Namun, menulis dan memposting adalah dua hal yang berbeda bukan? Yup, tidak memposting bukan berarti tidak menulis. Karena saking semangatnya menulis, ide-idepun banyak berdatangan. Lagi makan, dapet ide. Mau tidur, dapet ide. Sampai-sampai sebelum shalat juga kepikiran ide nulis…

KBBI Pun Mendiskriminasi Perempuan

Kebiasaanku setiap menulis artikel yang cukup resmi adalah membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Karena, aku sering khilaf dalam masalah ketik mengetik. KBBI yang aku gunakan adalah KBBI dalam bentuk aplikasi (bukan berupa buku). Biasanya, jika ada pelafalan-pelafalan yang membuatku ragu, langsung kubuka KBBI dan memastikan apakah pengetikan kata tersebut sudah oke, atau makna dari…

Halo Ramadhan

Halo RamadhanAlhamdulillah, aku bersyukur bisa menemuimu lagi Pertemuan ini telah aku nantikan dengan doa, agar aku dan keluargaku bisa bertemu denganmu kembali Namun, taukah kamu, wahai RamadhanSepertinya, di tahun ini, bumi menyambutmu dengan berbeda Ya, wabah covid-19 sedang melandaHal ini membuatku dan keluargaku harus #dirumahaja dan tidak bisa mengikuti shalat wajib dan tarawih di mesjid…

Nikmat yang Terasa Ketika Sudah Hilang

Hari ini, hari ketiga Ramadhan di tahun 2020. Sebenarnya, banyak sekali kejadian penting yang ingin kuceritakan. Namun, apa daya, ternyata revisian skripsi lebih banyak menyita waktuku. Sehingga, baru hari ini aku sempat bercerita kembali. Ramadhan tahun ini jauh berbeda dengan Ramadhan sebelumnya. Ya, covid-19 merubah segalanya. Pandemi ini membuat hampir semua umat Islam tidak bisa…